by

Tips Pinjam Dana Cepat ke Fintech Supaya Aman dan Untung

Terpikir untuk apply pinjaman dana cepat ke fintech? Nggak perlu khawatir atau takut, sebab, pinjam dana ke fintech sudah pasti aman dan untung kalau kita sebagai nasabah waspada dan tahu cara memilih fintech yang tepat.

Yang dimaksud aman di sini adalah fintech atau perusahaan teknologi finansial penyelenggara pinjaman yang ingin digunakan, wajib memiliki izin usaha serta operasional yang jelas. Selain itu, dari sisi fintech-nya sendiri juga memiliki teknologi khusus atau kebijakan keamanan yang jelas terkait kerahasiaan data-data nasabahnya.

Sementara yang dimaksud untung adalah terkait suku bunga yang diterapkan oleh fintech. Sebab, suku bunga fintech saat ini bervariasi, tergantung jenisnya. Ada yang suku bunganya harian, ada juga yang per bulan dan cukup rendah seperti Kredivo: 2,95% per bulan baik untuk pinjaman dana cepat atau cicilan barang.

Selengkapnya, yuk simak 4 tips berikut perihal memilih fintech yang tepat untuk pinjam uang.

Pilih fintech melalui situs resmi OJK

Sebagian besar fintech yang ada saat ini menggunakan platform aplikasi untuk layanannya. Aplikasi fintech biasanya dapat diunduh secara gratis oleh pengguna melalui Google Play Store atau App Store. Namun, nggak semua aplikasi fintech yang beredar di Google Play Store atau App Store sudah legal dan memiliki izin resmi dari OJK. Maka dari itu, supaya aman dan terhindar dari fintech ilegal atau platform abal-abal, sebaiknya kamu mencari dan memilih fintech lewat situs OJK.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri merupakan lembaga independen yang dibentuk negara untuk menyelenggarakan sistem pengaturan dan juga pengawasan yang terintegrasi terhadap semua aktivitas dalam sektor jasa keuangan dan jasa non-keuangan meliputi, perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya.

Secara rutin melalui situsnya di ojk.co.id, pihak OJK merilis daftar fintech legal yang sudah memiliki izin secara berkala. Per 7 Agustus 2019, telah ada 127 fintech yang terdaftar. Informasinya juga lengkap mulai dari nama fintech, platform dan sistem operasi yang digunakan, nama perusahaan, surat tanda terdaftar, tanggal terdaftar, hingga jenis usaha.

Baca dan pahami informasi terkait fintech yang dipilih lewat berbagai sumber

Kalau sudah tahu fintech mana yang mau dipilih, sebelum digunakan atau mengakses situs dan aplikasinya, kamu juga wajib mencari tahu berbagai informasi dan juga ulasan dari pengguna lain terkait fintech tersebut. Mulai dari informasi yang tertera di situsnya, terutama kebijakan privasi, kebijakan keamanan, hingga flow pendaftaran dan pengajuan pinjaman.

Selain itu, jangan malas untuk membaca ulasan pengguna yang sebelumnya pernah menggunakan fintech tersebut lewat forum di internet atau di kolom ulasan Google Play Store atau App Store. Pilih fintech yang ratingnya minimal 4.0 ke atas, dan juga memiliki banyak ulasan positif supaya lebih aman.

Kredivo misalnya, sebagai fintech yang berkategori peer to peer landing, Kredivo menawarkan dua fasilitas kredit dalam satu platform, yaitu: cicilan barang atau pinjaman dana cepat online. Untuk layanannya, platform yang digunakan Kredivo untuk nasabahnya adalah aplikasi. Kamu dapat mengunduh aplikasi resmi Kredivo di Google Play Store atau App Store untuk daftar dan mengajukan kredit. Namun, Kredivo juga memiliki situs yang dapat kamu akses lewat mobile browser ataupun desktop yaitu kredivo.id dan juga blog seputar finansial di blog.kredivo.com. Di situs ini, semua informasi tentang Kredivo terpampang dengan jelas mulai dari info perusahaan, suku bunga, cara pendaftaran dan pengajuan, testimoni, daftar e-commerce serta merchant yang sudah bermitra, dan masih banyak lagi.

Secara singkat, persyaratan daftar Kredivo terbilang sangat mudah, yaitu: pendaftar wajib merupakan WNI yang berusia minimal 18 tahun, punya penghasilan tetap per bulan minimal Rp 3 juta per bulan, dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.

Ketahui suku bunga, pilihan tenor, serta biaya denda

Hal paling krusial dari fintech yang wajib dicermati oleh nasabah selain keamanan adalah suku bunga, tenor, serta biaya lain-lain seperti denda yang diterapkan fintech. Hal tersebut penting diketahui di awal sebelum mengajukan pinjaman agar kamu terhindar dari hal-hal merugikan di kemudian hari seperti suku bunga yang berubah atau biaya denda keterlambatan yang tinggi. Jangan sampai kamu mengajukan pinjaman sebelum mengetahui pasti berapa besaran suku bunga dan biaya lain-lain yang menyertai pinjaman.

Sebagai contoh, salah satu fintech peer-to-peer landing, Kredivo menerapkan suku bunga tetap sebesar 2,95% baik untuk cicilan ataupun pinjaman dana cepat tunai. Sistem limit yang diberikan Kredivo berbentuk nontunai, maksimal hingga Rp 30 juta khusus untuk pengguna Premium. Apabila pendaftaran kamu disetujui, kamu akan menerima sejumlah limit. Limit ini nantinya dapat digunakan untuk berbagai metode kredit yang tersedia, mulai dari bayar dalam 30 hari tanpa bunga dan cicilan tenor 3/6/12 bulan di 250 lebih e-commerce atau merchant rekanan Kredivo seperti Shopee, Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Blibli, atau JD.id, hingga dicairkan menjadi pinjaman tunai lewat fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo di aplikasi Kredivo.

Khusus untuk pinjaman, tenor yang tersedia mulai dari 30 hari, 3 bulan, hingga 6 bulan dengan minimal pengajuan pinjaman sebesar Rp500.000 untuk pinjaman mini dan sebesar Rp 1 juta ke atas untuk pinjaman jumbo.

Jangan tergiur tawaran apa pun dari pihak ketiga di luar fintech pilihanmu

Di mana ada inovasi teknologi baru, di situ juga biasanya ada celah untuk terjadi penipuan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, apabila kamu sudah menggunakan aplikasi atau situs fintech, sebaiknya berhati-hati dengan berbagai jenis tawaran yang datang dari pihak ketiga di luar fintech terkait. Misal, penawaran pencairan limit, penawaran pelunasan pinjaman, hingga penawaran top up pinjaman. Jangan berikan informasi akses login ke akun-mu kepada siapa pun termasuk pihak fintech itu sendiri. Sebab, akses login seperti username, password, hingga OTP bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh kamu sendiri sebagai penggunanya.

Yuk, bijak dan cerdas dalam memanfaatkan fintech!

News Feed